BPOM Bengkulu akan Lakukan Pengawasan Takzil di Kabupaten Mukomuko

BERANDA675 Dilihat

Foto : HO – Kantor BPOM RI Perwakilan Provinsi Bengkulu

BERITAMUKOMUKO.COM, METRO – Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) Perwakilan Provinsi Bengkulu, akan melakukan pengawasan takzil di Kabupaten Mukomuko pekan depan.

Petugas BPOM Bengkulu, Yenni Mirawaty ketika dikonfirmasi beritamukomuko.com membenarkan hal ini. Ia belum bisa memastikan diwilayah mana saja kegiatan tersebut dilakukan.

“Iya, benar, kami akan melakukan pengawasan takzil di Kabupaten Mukomuko. Untuk jadwalnya nanti dikonfirmasi lagi, karena kita akan koordinasi dengan Pemda Mukomuko,” kata Yenni, Minggu (26/03 /2023).

BACA JUGA : Kisruh Parkir RSUD Tampar Wajah Pemkab Mukomuko

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Bustam Bustomo, SKM memastikan, pihaknya akan mendampingi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu untuk pengawasan takzil.

Untuk target pengawasan, lanjutnya, BPOM akan fokus pada takzil. “Kali ini pengawasannya khusus takjil,” imbuhnya.

Menurut Bustam, tingginya permintaan masyarakat terhadap makanan di bulan Ramadhan perlu diimbangi dengan pengawasan yang lebih intensif terhadap produk pangan yang beredar.

BACA JUGA : Setiap Sore, Polisi Datangi Tempat ini, Ada Apa.?

Melalui intensifikasi pengawasan pangan pada Ramadhan, Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko diminta untuk mendampingi BPOM Bengkulu.

“Iya, ada surat dari BPOM Bengkulu yang minta pendamping dalam kegiatan pengawasan takzil. Rencananya selasa,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Minggu (26/03/2023).

Kepala Dinas Kesehatan melanjutkan, pengawasan dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan.

“Belum pasti lokasinya dimana. Tahun lalu biasanya di Kota Mukomuko, Penarik dan Ipuh,” terang Bustam.

BACA JUGA : Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Unit Patroli Polres Mukomuko Mobiling ke Tempat ini

Senada dengan Kadis Kesehatan, Plt Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Mukomuko, Nurdiana, SE, M.AP mengatakan, pihaknya bekerja ekstra melakukan pengawasan untuk menjamin sterilisasi makanan ditengah menjamurnya pedagang dadakan yang ada setiap memasuki bulan Ramadhan.

Kata Nurdiana, Dinas Perindag, Kop dan UKM Kabupaten Mukomuko akan mendampingi BPOM untuk melakukan pengawasan takzil. “Rencananya dengan BPOM dan Dinas Kesehatan akan melakukan pengawasan takzil. Metodenya acak. Iya, untuk memastikan makanan yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.” demikian Nurdiana. (**fmb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *