Diduga, PT SSS Gunakan Air Permukaan Tak Sesuai Prosedur

Peristiwa1001 Dilihat

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM Koalisi Rakyat Menggugat (KRM) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Junaidi

BERITA MUKOMUKO, METRO – Pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) PT Sentosa Sejahtera Sejati atau SSS diduga menggunakan air permukaan tidak seseui prosedur. Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM Koalisi Rakyat Menggugat (KRM) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Junaidi, Jum’at (08/12 /2023).

banner 970x250

Ketua LSM KRM mengungkapkan, adanya dugaan tersebut setelah ia menemukan armada yang mengaku diperintah oleh manajemen PT SSS untuk mengambil air di Desa Bumi Mulya, Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko, Sabtu (02/12/2023).

“Saya dapati armada yang menarik air. Setelah saya tanya, dua diantara mereka mengaku karyawan PT SSS,” kata Ketua LSM KRM, Jum’at (08/12 /2023).

Ketua LSM KRM mengungkapkan, ada mekanisme penggunaan air permukaan. Kata dia, air permukaan adalah air yang terdapat pada permukaan tanah, tidak termasuk air laut, baik yang berada di laut maupun di darat.

“Ada mekanisme tentang pemanfaatan air permukaan oleh orang pribadi atau badan untuk berbagai macam keperluan,”kata Ketua LSM KRM, Jum’at (08 /12 /2023).

Junaidi menuturkan, pemanfaatan air oleh pihak tertentu dikenakan tarif pajak. Kendati demikian, terang Junaidi,. pemanfaatan air untuk keperluan dasar rumah tangga, pengairan pertanian, dan perikanan rakyat biasanya dapat pengecualian yakni tidak dikenakan pajak.

“Tidak semua pemanfaatan air dikenakan pajak, seperti untuk pemadaman, riset, atau lainnya sesuai dengan regulasi, biasanya tiap daerah berbeda. Untuk untuk penerapan pajak juga ada beberapa faktor, seperti berdasarkan jenis, sumber, pemanfaatan, volume, kualitas maupun tingkat kerusakan atau dampak dari aktivitas (pemanfaatan) Air itu sendiri,” terang Ketua LSM KRM.

Masih kata Ketua LSM KRM, Air merupakan salah satu kebutuhan yang esensial bagi masyarakat. Terlebih saat ini masih musim kemarau dimana kebutuhan akan air di tengah masyarakat sangat tinggi.

“Masyarakat kesulitan mendapat air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Disinilah peran pemerintah untuk menjaga kelestariannya,” terangnya.

Pemanfaatan air oleh pihak tertentu ujar Ketua LSM KRM, seperti perusahaan air minum, kebutuhan industri, dan pertambangan, dikenakannya Pajak Air Permukaan (PAP).

Ketua LSM KRM meminta, instansi yang menangani masalah ini, atau aparat penegak hukum (APH) segera menindaklanjuti peristiwa ini. Secara umum, jelasnya, tidak ada larangan untuk pemanfaatan air, selama telah memenuhi persyaratan atau aturan yang berlaku, namun pemangku kebijakan juga harus mendahulukan kebutuhan lokal dalam pemanfaatannya.

“Jadi jangan sampai, dengan terpenuhi persyaratan dari sebuah kegiatan, menimbulkan permasalahan baru atau gejolak. Ini kan nggak baik. Hendaknya, sebuah aktivitas atau kegiatan itu tidak menimbulkan permasalahan baru, bahkan kalau bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekitar. “pungkasnya.

Belum ada keterangan resmi dari manajemen PT Sentosa Sejahtera Sejati atau SSS. Manager perusahaan, Simarmata ketika dikonfirmasi beritamukomuko.com melalui pesan singkat WhatsApp tentang dugaan pengambilan air permukaan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan perusahaan tersebut belum memberikan tanggapanya. (** YN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed