DPRD Mukomuko Pastikan, Pengobatan ODGJ Gratis

Advertorial5812 Dilihat

Petugas dari Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu saat menjemput ODGJ

BERITAMUKOMUKO.COM, METRO – Pengobatan orang dalam gangguan jiwa atau ODGJ tidak dipungut biaya alias gratis. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Antonius Dalle, SP, Jum’at (04/08/2023).

banner 970x250

Ketua Komisi III DPRD Mukomuko menegaskan, biaya pengobatan sepenuh ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau bpjs, baik melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD maupun anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

“Masyarakat yang ada keluarganya yang mengalami gangguan jiwa, jangan ragu. Pengobatannya gratis sebab ditanggung oleh bpjs. Iya, baik yang dibiayai APBD maupun APBN,” kata Ketua Komisi III DPRD Mukomuko.

BACA JUGA : Semangat Kemerdekaan, DPRD Mukomuko Ajak Masyarakat Bersih-bersih Lingkungan

Ketua Komisi III yang merupakan mitra pemerintah dan membidangi dinas sosial ini menjelaskan, pada APBD 2023, Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran berupa dana jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).

Dana ini telah terintegrasi dengan BPJS sebesar Rp 2,5 miliar. Sebenarnya, kata Ketua Komisi III, jumlah tersebut jauh dari kebutuhan yang dibutuhkan yakni Rp 9 miliar.

Sedangkan untuk biaya operasional pengantaran ODGJ, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sekitar 70 juta pada ABPD 2023.

BACA JUGA : Ketua Komisi II DPRD Mukomuko Tinjau Jembatan Di Retak Ilir

“Anggaran itu ada di Dinas Sosial. Jumlahnya (saya) lupa, sebab instansi ini yang menangani masalah sosial termasuk ODGJ. Iya, ini untuk operasional pengantaran ODGJ ke rumah sakit jiwa,” terang Ketua Komisi III DPRD Mukomuko.

Ia menghimbau, masyarakat tidak perlu ragu membawa keluarganya yang mengalami masalah kejiwaan, terlebih masalah biaya.”Masyarakat bisa koordinasi dengan Pemerintah Desa atau ke dinas sosial,” jelasnya.

BACA JUGA : DPRD Mukomuko Angkat Bicara tentang BPSK

Senada dengan Ketua Komisi II DPRD Mukomuko, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Pitriani, S. Pt kepada beritamukomuko.com mengatakan, pengobatan ODGJ sepenuhnya ditanggung oleh bpjs, dengan catatan pasien terdaftar sebagai peserta (bpjs).

“Untuk pengobatan (ODGJ) gratis, tapi harus terdaftar sebagai peserta bpjs. Untuk pengantaranya juga tidak dipungut biaya, dinas sosial yang membiayai,” terang Plt Kepala Dinas Sosial, Pitriani, Jum’at (04/08/2023).

BACA JUGA : Komisi III DPRD Mukomuko Minta, Dana Penanganan Stunting Tepat Guna

Ia mengungkapkan, tahun 2023 ini, Dinas Sosial mendapatkan alokasi dana sekitar Rp 70 juta. Jumlah tersebut diperuntukkan untuk pengantaran pasien ODGJ. Kata dia, kurun waktu 8 bulan tahun ini, pihaknya telah mengantar 9 ODGJ.

“Ada 9 orang yang kami antar ke. Rs jiwa Bengkulu. 2 orang sehat dan kembali ke keluarga, 1 orang belum tahu, rencananya akan kami kunjungi pekan depan, sisanya masih dalam perawat. Iya, semuanya gratis,” bebernya.

Masih kata dia, tahun lalu, Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko menangani 12 ODGJ. Menurut Pitriani, masih banyak masyarakat yang malu untuk membawa keluarganya yang mengalami gangguan jiwa.

“Masih banyak masyarakat yang memiliki keluarga mengalami gangguan jiwa malu untuk membawa berobat. Silahkan koordinasi dengan Pemerintah Desa atau langsung dengan kami. Insyaallah, akan kami tindaklanjuti.” pungkasnya. (ADV SEKWAN /** YN).

.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *