Keributan di Pantai Wisata Teluk Bakung Berujung Laporan Polisi

BERANDA586 Dilihat

Keributan keributan di Pantai Wisata Teluk Bakung

BERITAMUKOMUKO.COM, Pondok Suguh – Keributan yang terjadi di pantai wisata Teluk Bakung Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu berujung ke Polisi.

Kepala Desa Air Hitam, Wijianto ketika dikonfirmasi beritamukomuko.com mengatakan, dua warganya yang menjadi korban pemukulan di tempat wisata itu telah membuat laporan Kepolisian.

“Iya, warga Desa Air Hitam, HK dan YT sudah membuat laporan ke Polsek Pondok Suguh atas dugaan penganiayaan,” kata Kepala Desa Air Hitam, Kamis (26/04 /2023).

BACA JUGA : Tidak Kantongi Izin, Polisi Bubarkan Acara Motor di Desa Teluk Bakung

Ia mengatakan, setelah kejadian, Pemerintah Desa Air Hitam melakukan mediasi yang di fasilitasi oleh Kepolisian, namun orang yang diduga melakukan tindakan kekerasan tidak datang. Saat ini, Pemerintah Desa Pondok Suguh dan Teluk Bakung sedang melakukan mediasi.

Kepala Puskesmas Pondok Suguh, Rudi membenarkan adanya dua orang warga Desa Air Hitam yang melakukan visum pasca peristiwa di pantai wisata Teluk Bakung.

BACA JUGA : Panitia Halal Bihalal Anak Motor Buka Suara tentang Keributan di Pantai Wisata Teluk Bakung

“Benar, setelah peristiwa di Teluk Bakung ada 2 orang warga Desa Air Hitam yang melakukan visum. Untuk hasilnya, itu ranah Kepolisian,” ujar Kepala Puskesmas Pondok Suguh.

Kapolres Mukomuko AKBP Nuswanto, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Pondok Suguh Ipda Albet Salomo Sinulaki, S.TrK ketika dikonfirmasi beritamukomuko.com saat ini sedang diupayakan penyelesaian dengan cara kekeluargaan. Kendati demikian, pihaknya telah menerima laporan awal.

“Saat ini sedang di mediasi oleh Camat dan Kapolsek. Mudah – mudahan sore ini semua bisa selesai dengan kekeluargaan. Untuk laporan, laporan awal sudah diterima di Polsek Pondok Suguh.” demikian Kapolres Mukomuko. (* * YN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *