Pembangunan RS Pratama Sebabkan Dua Puskesmas Turun Status

BERANDA1351 Dilihat

Dinas Kesehatan Mukomuko, Bustam Bustomo, SKM. M. Kes

Berita Mukomuko, Ipuh – Rencana pembangunan rumah sakit Pratama di Kecamatan Ipuh oleh Pemkab Mukomuko, dikabarkan bakal berdampak terhadap turunnya status di dua Puskesmas dekat wilayah itu, Puskesmas Ipuh dan Puskesmas Air Rami. Dari semula status rawat inap, menjadi rawat jalan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Bustam Bustomo. Menurutnya, seluruh pelayanan rawat inap, operasi dan pelayanan lainnya, nantinya akan dipusatkan di rumah sakit Pratama.

“Kalau sudah beroperasi (RS Pratama-red), otomatis ya. Karena berdekatan, jadi layanan rawat inap diarahkan ke rumah sakit saja,” kata Bustam, Senin (06 /02/2023)

Rumah sakit ini ditargetkan mulai beroperasi tahun 2024 mendatang. Tahun ini, Pemkab kebut pembangunan dengan dana sebesar Rp. 61 miliar, bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Kesehatan RI.

”Untuk tenaga dokter nanti ada 4, yang kita gunakan tetap dokter di RSUD kita, nanti sistem rolling (bergulir) saja. Kalau untuk nakes seperti perawat dan bidan, nanti kita akan ambil dari Puskesmas sekitar,” katanya.

Rumah sakit Pratama ini bakal disediakan sebanyak 30 bed. Selain itu, dibuka pelayanan 4 dokter spesialis kebidanan, penyakit dalam, anak, dan bedah. Untuk tenaga kesehatan lainnya seperti perawat, sebanyak 30 orang, ditambah dengan tenaga administrasi 5 orang dan 5 orang bidan.(FMG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *