Pemerintah Kecamatan Air Rami Gelar Monev di Desa Air Rami

BERANDA4861 Dilihat

BERITA MUKOMUKO, AIR RAMI – Pemerentah Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu menggelar monitoring dan evaluasi di Desa Air Rami, Selasa (05/12/2023). Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Camat, Samadi, S. Pd.

Camat Air Rami mengatakan, monev dilakukan untuk memastikan Dana Desa atau DD yang ditransfer dari APBN benar – benar terlaksana dengan baik sesuai dengan peruntukannya. Selain itu, realisasi anggaran harus membawa nilai manfaat bagi masyarakat dengan prinsip efektif, efisien dan akuntabel.

“Salah satu tujuan Monev adalah memastikan anggaran yang digunakan sesuai aturan dan hasil dari pembangunan itu sendiri dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya warga setempat,” kata Camat Air Rami, (Selasa 05/12/2023) di sela-sela kegiatan.

Kata Camat Air Rami, secara umum, monev dilakukan pada kegiatan fisik maupun non fisik yang menggunakan anggaran dari APBD (DD) tahun anggaran 2023 tahap ke dua.

“Untuk materi Monev, kita fokus kepada kegiatan fisik dan non fisik. Secara umum di Desa Air Rami ini bagus, dan sesuai dengan regulasi yang ada,” terang Camat.

Kepala Desa Air Rami, Khairani kepada beritamukomuko.com menyampaikan, tahun ini pemerintah desa (Pemdes) Air Rami mendapat APBN dalam bentuk dana desa (DD) sebesar Rp. Rp 706. 574. 000,- dan alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp 449. 237.000,-. Kata dia, jumlah tersebut jauh menurut jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jumlah anggaran tahun ini (2023) turun sekitar Rp 500 juta,” kata Kepala Desa Air Rami, Rabu (05/12/2023) di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan, dari jumlah anggaran yang diterima, digunakan untuk beberapa kegiatan, yakni rabat beton sepanjang 500 m, SPAL sepanjang 170 m, teras posyandu, ketahanan pangan, kolam lele dan toga, lapongan futsal dan bola kaki (pengupasan).

“Semua sudah terealisasi 100 persen. Iya, kita akan menyelesaikan dengan menggunakan anggaran tahap 3,” terang Kepala Desa Air Rami.

Untuk bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD), lanjutnya, Pemda Air Rami telah merealisasikan sebanyak 91,3 persen dengan menyisakan anggaran sebesar Rp 243 ribu.

Ia berharap, tahun depan, jumlah anggaran yang diterima lebih besar, sebab dengan besaran dana saat ini, Pemdes Air Rami kewalahan dalam mengatur penggunaannya.

“Nggak tahu pasti penyebab penurunan jumlah anggaran, kami berharap tahun depan besaran anggaran bertambah. Iya, repot juga, sebab anggaran itu sudah ada pos – posnya, seperti pegawai sarak, kan nggak mungkin dananya dihilangkan. Ini menyangkut tentang sosial, seperti kematian, itu kan nggak sembarangan orang yang menangani jenazah, “jelasnya.

Kendati demikian, Kepala Desa Air Rami mengaku ada kebijakan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko.

“Untuk menutupi kekurangannya, kita gunakan anggaran yang bersumber dari pendapatan asli desa, yakni kebun masyarakat desa (KMD). tapi kalau ada dana dari pusat, kan bisa digunakan untuk pembangunan lainnya, seperti rabat beton atau pembangunan fisik maupun non fisik lainnya,” bebernya.

Lebih lanjut Kepala Desa Air Rami mengungkapkan, dalam Monev kali ini di fokuskan kepada realisasi DD tahap 2.

“Iya, monev untuk realisasi anggaran tahap dua, meliputi fisik dan non fisik. Kalau untuk kegiatannya (fisik) ada 3 item, yakni gedung Posyandu, lapangan bola kaki, dan kerambah ikan lele dan ikan Nila,” terang Kades Air Rami.

“Semua kegiatan untuk tahap dua, sudah terealisasi 100 persen. untuk fisik, hari ini kangsung PHO dan alhamdulillah sudah diterima masyarakat.” pungkasnya.

Pantauan beritamukomuko.com, tampak hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimcam Air Rami diantaranya Kapolsek Mukomuko Selatan, Danramil Ipuh dan unsur lainnya seperti Pendamping Desa, jajaran pemerintah Kecamatan, BPD, tokoh masyarakat dan jajaran pemerintah desa Air Rami. (ADV PEMDES AIR RAMI /**YN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *