Vaksinasi di Desa Rami Mulya, 486 Dosis Ludes

BERANDA718 Dilihat

Berita Mukomuko, Air Rami –Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Air Rami Kabupaten Mukomuko menggelar vaksinasi Covid-19 di Desa Rami Mulya, Sabtu (20 /11 /2021).

UPTD Puskesmas, Satgas Kecamatan, Satgas Covid-19 Desa Rami Mulya, Babinsa dan Babinkamtibmas melaksanaan Vaksinasi yang dihadiri oleh warga dari beberapa Desa.

Kepala UPTD Puskesmas Air Rami, Wahid Setiono, A. Md. Kep mengatakan pihaknya menyiapkan 500 dosis untuk kegiatan kali ini.

Personil TNI melaksanakan vaksinasi di Desa Rami Mulya (dok.YN)

Berdasarkan daftar peserta vaksin, tercatat 520 orang, namun yang dapat di vaksin hanya 486 orang. Sedangkan dosis yang digunakan adalah dosis 1 jenis astrazeneca dan pfizer sebab vaksin sinovac kosong di Puskesmas Air Rami dan dosis 2 dalam proses pengajuan ke Dinas Kesehatan.

“Tidak hanya warga dari Kecamatan Air Rami, tadi ada warga Desa Air Buluh dan Retak Mudik ikut vaksin. Ada beberapa warga yang tidak bisa di vaksin karena alasan kesehatan, sebab ada beberapa ketentuan seseorang bisa di vaksin, ” kata Wahid Setiono, A. Md. Kep, Kepala Puskesmas Air Rami di sela-sela kegiatan.

Camat Air Rami, Sunandi, SP. M. Si mengatakan, kegiatan ini merupakan percepatan vaksinasi di Kabupaten Mukomuko,sebab berdasarkan data per 18 November 2021 persentase peserta vaksin di Kecamatan Air Rami sebesar 40 persen.

“40 persen untuk dosis 1 dan 16 persen dosis 2. Kami tidak hanya menunggu, ada beberapa warga yang kami jemput lantaran tidak bisa datang tapi dia ingin vaksin. Nah bisa tidaknya asa dokter yang memeriksakan, “kata Sunandi di Balai Desa Rami Mulya.

Kepala Desa Rami Mulya, Supanto mengungkapkan, tingginya antusias warga untuk vaksin merupakan bentuk tingginya kesadaran masyarakat untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus yang telah menginfeksi jutaan orang di dunia ini.

“Alhamdulillah, walaupun hanya dosis 1 namun antusias masyarakat sangat tinggi. Ini membuktikan pentingnya pencegahan dan membentengi diri kita, keluarga dan masyarakat di sekitar kita,”kata Supanto di ruang kerjanya.

Masih kata Supanto, saat ini sertifikat vaksin diperlukan untuk mengurus administrasi di beberapa tempat baik Pemerintah maupun swasta.

Vaksinasi Terhadap Lansia (dok.YN)

“Ini metode yang digunakan oleh Pemerintah, termasuk Pemerintah Desa Rami Mulya. Hal ini berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko.” pungkasnya (ADV /YN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *