Wujudkan Program Prioritas, Bupati Mukomuko Maksimalkan Jaringan Internet

BERANDA958 Dilihat

Berita Mukomuko, Metro – Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE., MM, Ak, CA., CPA dan Wakilnya Wasri benar-benar mewujudkan salah satu program prioritasnya yakni gratis fasilitas Internet minimal pertitik perdesa.

Namun dalam mewujudkan program tersebut, terdapat kendala di lapangan diantaranya masih rendah dan tidak stabil (Blank Spot) jaringan internet di enam Kecamatan. Kendala tersebut diketahui setelah dilakukan survei dan adanya pengaduan masyarakat.

Dari survei tersebut wilayah yang terkendala oleh jaringan diantaranya adalah Kecematan V koto, Kecamatan Air Rami, Kecamatan Malin Deman, Kecamatan Sungai Rumbai, Kecamatan Selagan Raya dan Kecamatan XIV Koto.

“Sebanyak 6 persen dari jumlah desa belum sama sekali terjangkau oleh jaringan internet, sedangakan 74% Desa sudah terjangku tetapi memiliki kecepatan 1 s/d 3 Mbps yang berlanganan dengan penyedia RT/RW Net hanya 20 persen Desa yang tercover oleh jaringan Internet PT Telkom,”kata Bustari, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Pekan lalu di ruang kerjanya.

Bupati Mukomuko telah menindaklanjuti hal ini dengan melayangkan surat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI), Kamis (01/07/2021).

“Ya, Bupati Mukomuko telah menyurati Kementerian Kominfo RI melalui Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan informatika (BAKTI) dengan Prihal Permohonan Akses Internet di Kabupaten Mukomuko Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kewajiban Pelayanan Universal Telekomunikasi dan Informatika untuk bisa menambah kuota jaringan Base Transceiver Station (BTS) dan Internet, “ucap Bustari.

Sapuan juga menyurati GM Network & Quality Management Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Wilayah Bengkulu Serta PT Indonesia Comnet Plus (Icont+).

“Kita minta penambahan kuota jaringan dan peningkatan kualitas signal 4G di wilayah tersebut. Kami juga menyurati PT. Indonesia Comnet Plus (Icont+) dengan untuk percepatan peluasan Fiber Optic (FO) di Kabupaten Mukomuko,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, ditengah kemajuan Telekomunikasi seperti saat ini, kehadiran Internet sangatlah penting. Menurutnya Internet merupakan salah satu kebutuhan primer masyarakat.

Selain itu, kata Bustari tidak stabilnya jaringan internet akan berdampak pada lambatnya pelayanan kepada masyarakat dan ini merupakan upaya meningkatkan layanan Pemerintah Daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat khususnya jaringan telekomunikasi selular dan internet.

“Dalam untuk pelaksanaan tata Pemerintah Desa sebagai pelayanan publik garda terdepan serta untuk mengimplementasikan program “ Desa Digital, Siskuedes Online dan Internet Sehat” akses jaringan internet yang stabil sangat dibutuhkan.”pungkasnya (YN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *